Peningkatan Literasi Penyakit Genetik Melalui Edukasi dan Pemberdayaan Kader Kesehatan Desa Bulu-Bulu
Keywords:
Desa Bulu-Bulu, Edukasi Kesehatan, Penyakit Genetik, Literasi KesehatanAbstract
Latar belakang: Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai penyakit genetik dapat menghambat upaya pencegahan dini dan penanganan risiko kesehatan di tingkat keluarga. Tujuan: Meningkatkan literasi terkait pencegahan penyakit genetik melalui metode edukasi dan pemberdayaan kader kesehatan. Mitra dalam kegiatan ini adalah 45 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan kader Puskesmas di Desa Bulu-Bulu. Metode: Pelaksanaan meliputi tiga tahapan, yaitu prasaran (analisis situasi), pelaksanaan (penyuluhan interaktif mengenai pola pewarisan sifat dan deteksi dini penyakit genetik), serta evaluasi melalui pengisian kuesioner pre-test dan post-test. Hasil: Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi yang signifikan pada mitra. Sebelum edukasi, sebagian besar peserta tidak memahami bahwa penyakit genetik dapat dicegah manifestasinya. Setelah intervensi, terjadi peningkatan pemahaman kader dan masyarakat kenaikan rata-rata pemahaman dari 21,5% menjadi 86,2%, di mana kader kesehatan kini mampu mengidentifikasi risiko penyakit genetik di lingkungan sekitar. Kesimpulan: Edukasi berbasis pemberdayaan kader efektif dalam membangun kesadaran preventif kesehatan masyarakat desa.
References
1. Glanz, K., Rimer, B. K. & Viswanath, K. eds., 2015. Health Behavior: Theory, Research, and Practice. 5th ed. Jossey-Bass.
2. Gluckman, P. D. & Hanson, M. A., 2019. Epigenetic Mechanisms in Health and Disease: Implications for Public Health. New England Journal of Medicine, 380(12), pp.1152-1163.
3. Green, L. W. & Kreuter, M. W., 2018. Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach. 5th ed. McGraw-Hill.
4. Kementerian Kesehatan RI, 2024. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Terintegrasi Terkini. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI.
5. Notoatmodjo, S., 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
6. Notoatmodjo, S., 2021. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
7. Nutbeam, D. & Muscat, D. M., 2021. Health Literacy: Changing the Concepts, Changing the Practice. Health Promotion International, 36(1), pp.1-8.
8. Prasadja, H. & Utami, S., 2022. Tantangan dan Peran Kader Kesehatan dalam Edukasi Penyakit Tidak Menular di Area Rural Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), pp.145-152.
9. Puskesmas Bulu-Bulu, 2025. Profil Kesehatan dan Laporan Tahunan Capaian Program Kerja Desa Bulu-Bulu. Dinas Kesehatan Kabupaten.
10. Sorensen, K., Van den Broucke, S., Fullam, J., Doyle, G., Pelikan, J., Slonska, Z. & Brand, H., 2020. Health Literacy and Public Health: A Systematic Review and Integration of Definitions and Models. BMC Public Health, 12(1), pp.80-92.
11. World Health Organization, 2020. Global Strategy on Human Resources for Health: Workforce 2030. Geneva: World Health Organization.
12. World Health Organization, 2023. Global Status Report on Noncommunicable Diseases 2023. Geneva: World Health Organization.
